Home | Profile | Map | Contact

Profil
· Profil BRSAMPK Rumbai di Pekanbaru
· Visi dan Misi
· Struktur Organisasi
· Taman Anak Sejahtera
· Profil

Menu Utama
· Depan
· Advertising
· Akun Anda
· Arsip Berita
· Downloads
· Gallery
· Kirim Berita
· Kontak
· Top 10
· Topics
· Web Links

Pencarian



Login
Nama Login

Password

Daftar
Lupa Password.


Dikirim oleh fatonah - pada Sabtu, 21 November 2015
Berita

PENANGANAN ANAK BERHADAPAN DENGAN HUKUM (ABH)MELALUI PELAYANAN RUMAH ANTARA DI PSBR RUMBAI PEKANBARU - RIAU


Oleh : Budi Prayitno

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012, tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, mengamanahkan adanya Lembaga Penyelenggaraan KesejahteraanSosial (LPKS) sebagai salah satu tempat pelaksanaan rehabilitasi social bagi Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH), baik sebelum proses hukum, selama proses hokum maupun setelah putusan pengadilan.



Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) Rumbai Pekanbaru – Riau, sebagai salah satu LPKS yang berada di bawah Kementerian Sosial RI, secara aktif berupaya untuk melaksanakan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012, tentang Sistem Peradilan Pidana Anak tersebut. Selain memberikan pelayanan rehabilitasi social bagi remaja putus sekolah terlantar di dalam lembaga, PSBR Rumbai Pekanbaru – Riau juga memberikan pelayanan bagi remaja putus sekolah terlantar berbasis keluarga dan masyarakat, melalui pelayanan luar lembaga terhadap 180 orang anak yang berada di Kota Pekanbaru, Kabupaten Siak dan Kabupaten Kampar.

Dalam rangka penanganan ABH, PSBR Rumbai Pekanbaru – Riau melakukan penanganan dalam beberapa kegiatan, diantaranya penjangkauan(outreach) dan pendampingan terhadap ABH sebagai korban, yang berada di masyarakat, melalui kegiatan respon kasus. Dalam kegiatan ini, ABH tetap berada dalam lingkungan keluarga, dan melakukan aktivitas sesuai dengan tugas kehidupannya. Petugas penjangkauan PSBR Rumbai Pekanbaru – Riau melakukan pendampingan secara psikososial, bersinergi dengan pemerintah daerah setempat, Dinas Sosial, SAKTI Peksos, TKSK, PSM, dan pihak terkait lainnya. Selain itu, PSBR Rumbai Pekanbaru – Riau juga memberikan pelayanan rehabilitasi social bagi ABH sebagai pelaku, yang ditempatkan di dalam Rumah Antara.

Selama di Rumah Antara, penerima manfaat mendapatkan pelayanan pemenuhan kebutuhan dasar secara memadai, berupa tempat tinggal, pangan, sandang dan beberapa keperluan pribadi lainnya. Di samping pemenuhan kebutuhan dasar tersebut, penerima manfaat mendapatkan pelayanan kesejahteraan sosial, berupa :

1. Bimbingan Pembiasaan Kegiatan Sehari-hari (Daily Living Activity).

 

Bimbingan ini dilakukan oleh pengasuh yang tinggal bersama dengan penerima manfaat. Pembiasaan kegiatan sehari-hari ini dimulai pada saat penerima manfaat bangun tidur, yaitu membaca doa, merapikan tempat tidur, mandi dan sholat Subuh bagi yang beragama Islam. Dilanjutkan dengan membersihkan dan merapikan tempat tinggal di dalam dan di luar rumah antara, sesuai dengan jadwal piket yang telah disusun. Begitu juga dengan aktivitas makan (pagi, siang dan malam), mencuci pakaian, olahraga, dan semua aktivitas keseharian lainnya sampai dengan tidur kembali. Kegiatan ini bertujuan agar penerima manfaat menjadi terbiasa dan teratur melaksanakan kegiatan sehari-hari dengan penuh kesadaran dan kedisiplinan.

2. Bimbingan Keagamaan.

 

Kegiatan ini dilaksanakan oleh pembimbing agama. Kegiatan dilakukan melalui penanaman kembali nilai-nilai agama dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya pelaksanaan sholat lima waktu secara berjamaah.

3. Bimbingan Psikologis.

 

Dilaksanakan oleh psikolog, berupa konseling individu bagi penerima manfaat yang mengalami permasalahan psikologis yang bersifat pribadi, maupun konseling kelompok jika permasalahan yang terjadi melibatkan dua orang atau lebih penghuni rumah antara. Ada beberapa terapi yang dilaksanakan oleh psikolog dalam kegiatan ini, diantaranya terapi kursi kosong, terapi sensitivitas sugesti, dan beberapa terapi lainnya sesuai dengan kondisi dan permasalahan yang dialami penerima manfaat.

4. Bimbingan Sosial.

 

Dilakukan oleh pekerja sosial, bertujuan untuk mencairkan suasana di dalam rumah antara, melalui pembiasaan interaksi dan komunikasi sosial di antara sesame penerima manfaat dan penerima manfaat dengan pengasuh dan pembimbing lainnya.

Melalui kegiatan ini pula, diupayakan penanaman kembali nilai-nilai positif sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat, agar penerima manfaat dapat berpikir, bersikap dan berperilaku secara lebih normatif. Pengubahan perilaku secara positif ini dilakukan melalui beberapa aktivitas, diantaranya kegiatan diskusi bersama yang dapat melatih penerima manfaat untuk belajar mengemukakan pendapat, mendengarkan pendapat teman lainnya, dan belajar memberikan pendapat maupun saran terhadap orang lain secara positif dan sesuai aturan yang telah disepakati.

5. Bimbingan Keterampilan.

 

Kegiatan ini diberikan kepada penerima manfaat yang telah mendapatkan rekomendasi dari pembimbing dan dianggap layak untuk mengikuti bimbingan keterampilan bersama dengan penerima manfaat reguler yang berada di dalam lembaga. Namun tetap mendapatkan pendampingan dari petugas, baik ketika menuju ruang keterampilan, selama berada di ruang keterampilan, maupun pada saat kembali kerumah antara. Pemilihan jurusan keterampilan, disesuaikan dengan minat dan bakat penerima manfaat.

6. Kegiatan Lainnya yang Bersifat Edukatif – Rekreatif.

 

a. Mengunjungi Perpustakaan.

 

Penerima manfaat didampingi oleh petugas pendamping, melakukan kunjungan keperpustakaan PSBR Rumbai Pekanbaru – Riau, baik dalam rangka membaca buku di perpustakaan maupun untuk meminjam buku untuk dibaca di rumah antara. Kegiatan ini bertujuan agar penerima manfaat dapat memperkaya pengetahuan dan wawasan.

b. Kegiatan Olahraga.

 

Penerima manfaat dengan didampingi oleh petugas pendamping, ikut serta dengan penerima manfaat reguler di dalam lembaga untuk berolahraga secara teratur. Mereka mengikuti senama erobik yang dilaksanakan setiap hari Jumat, olahraga rekreatif setiap Sabtu sore, kegiatan Mental Fisk dan Disiplin (MFD) setiap hari Minggu, maupun olahraga yang dilakukan secara mandiri di luar waktu yang telah dijadwalkan, misalnya bermain bulu tangkis maupun futsal.

c. Kegiatan Kesenian.

 

Bersama dengan penerima manfaat reguler di dalam lembaga, penerima manfaat mengikuti kegiatan kesenian, salah satunya vocal grup, yang akan ditampilkan pada saat kegiatan penutupan kegiatan bimbingan social dan keterampilan penerima manfaat reguler.

d. Kegiatan Memelihara Ikan di Kolam Ikan Rumah Antara.

 

Kegiatan memelihara ikan ini dilaksanakan secara bergilir diantara seluruh penerima manfaat. Kegiatan yang dilakukan berupa pemberian makan ikan, maupun pembersihan kolam ikan. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kedisiplinan, kebersamaan dan kesabaran di dalam diri penerima manfaat.

Melalui berbagai kegiatan pelayanan kesejahteraan sosial yang diberikan di rumah antara PSBR Rumbai Pekanbaru – Riau, diharapkan dapat memberikan pembelajaran yang positif bagi penerima manfaat di rumah antara agar mereka memiliki pola pikir, pola sikap dan pola perilaku yang lebih normatif, sehingga mereka dapat melaksanakan keberfungsian sosialnya secara wajar di masyarakat nantinya sebagai anak Indonesia…… (dhie)




 
Link Terkait
· Lebih Banyak Tentang Berita
· Berita oleh brsampkrumbai


Berita terpopuler tentang Berita:
MENGENAL METODE SOCIAL GROUP WORK DALAM PRAKTIK PEKERJAAN SOSIAL


Nilai Berita
Rata-rata: 1
Pemilih: 1


Beri nilai berita ini:

Luar Biasa
Sangat Bagus
Bagus
Biasa
Jelek


Opsi

 Versi Cetak Versi Cetak


Powered by the AutoTheme HTML Theme System
Page created in 1.107070 Seconds