Home | Profile | Map | Contact

Profil
· Profil BRSAMPK Rumbai di Pekanbaru
· Visi dan Misi
· Struktur Organisasi
· Taman Anak Sejahtera
· Profil

Menu Utama
· Depan
· Advertising
· Akun Anda
· Arsip Berita
· Downloads
· Gallery
· Kirim Berita
· Kontak
· Top 10
· Topics
· Web Links

Pencarian



Login
Nama Login

Password

Daftar
Lupa Password.


Pendampingan PBK PM 70 Tahun 2015
Dikirim oleh fatonah - pada Kamis, 28 Mei 2015
Berita

PENDAMPINGAN DAN MONITORING BAGI PENERIMA MANFAAT (PM)DI PSBR RUMBAI PEKANBARU ANGKATAN 70 TAHUN 2015 YANG MENGIKUTI KEGIATAN PRAKTIK BELAJAR KERJA (PBK) PADA JURUSAN KETERAMPILAN TEKNIK LAS


Oleh : Budi Prayitno

Salah satu kegiatan dalam proses pelayanan kesejahteraan sosial bagi PM di PSBR Rumbai Pekanbaru adalah PBK atau magang di dunia usaha, sesuai dengan jurusan keterampilan yang mereka ikuti. PBK sendiri bertujuan agar PM memiliki pengalaman nyata di dunia kerja, dimana mereka dapat mengaplikasikan semua pengetahuan dan keterampilan yang telah mereka terima selama berada di PSBR. Secara sosial, PM diharapkan memiliki kemampuan untuk dapat menjalin komunikasi, interaksi, dan relasi, baik dengan pemilik tempat usaha, karyawan yang ada di tempat usaha tersebut, pelanggan atau konsumen tempat usaha tersebut, maupun dengan orang-orang yang berada di sekitar tempat usaha tersebut. Keterampilan sosial ini menyangkut etika bertutur kata, berperilaku, menghargai orang lain, dan sebagainya. Di samping keterampilan sosial, PM juga diharapkan mampu menerapkan kompetensi keterampilan yang telah mereka miliki selama mengikuti pelatihan di PSBR Rumbai Pekanbaru.

 

 



Untuk PM angkatan 70 tahun 2015 ini, kegiatan PBK mengalami sedikit perubahan, khususnya dalam lamanya waktu untuk mengikuti PBK. Pada tahun sebelumnya, PBK dilaksanakan selama 15 hari kerja. Mulai angkatan 70 ini, kegiatan PBK dilaksanakan selama 25 hari kerja, mulai tanggal 4 Mei 2015 sampai dengan 4 Juni 2015. Hal ini bertujuan agar PM dapat lebih banyak mendapatkan ilmu, pengetahuan, pengalaman, dan wawasan di dunia kerja. Diharapkan, dengan semakin kayanya pengalaman di dunia usaha yang mereka rasakan, dapat semakin meningkatkan motivasi bagi mereka untuk belajar dan semakin meningkatkan kesiapan mereka untuk memasuki dunia kerja.

Kegiatan PBK dilaksanakan dengan menempatkan PM di dunia usaha yang sesuai dengan bidang keterampilan yang diikuti PM, serta telah memiliki jalinan kerja sama sebelumnya. Untuk PM yang mengikuti bidang keterampilan teknik las berjumlah 16 orang, dan ditempatkan pada 8 lokasi dunia usaha yang bergerak di bidang usaha pengelasan.

Kedelapan dunia usaha dan PM yang melakukan PBK di tempat tersebut adalah : (1) Bengkel Las Bangun Jaya (Soni Maries dan Muhammad Jurais); (2) Bengkel Las Sudi (Ismail dan Syahrizal); (3) Bengkel Las Harapan Bersama (M. Dani Anjasmoro dan Moeryanto); (4) Bengkel Las Abdul (Abdullah dan Kamirul Firiski); (5) Bengkel Las Usaha Baru (Aminul Hakim dan Mahadi); (6) Bengkel Las Ridho (Zuriat Affandi dan Kutiman); (7) Bengkel Las Budi (Ari Fournando dan Muhammad Rizky); (8) Bengkel Las PSBR (Baldex Vernando dan Ridho Firmansyah).

Penerima manfaat yang melakukan praktik di dunia usaha pengelasan, banyak mendapat masukan dan pengalaman tentang dunia las, selain dari keterampilan dasar yang telah mereka peroleh selama berada di PSBR. Mulai dari pengukuran, pemotongan, pengelasan/penyambungan, mendempul, menghaluskan dengan gerinda, pengampelasan, dan pengecatan dengan menggunakan teknik mengecat manual maupun air brush. Di samping kegiatan tersebut, PM yang praktik di bidang pengelasan seringkali diajak oleh pemilik usaha untuk melakukan pemasangan hasil las mereka ke tempat konsumen. Misalnya, melakukan pemasangan teralis dalam rumah, pemasangan pagar, pemasangan canopy, maupun tower tempat penampungan air. Melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan konsumen, PM dapat mengetahui dan mempelajari bagaimana perilaku konsumen, serta teknis pelaksanaan di dunia kerja, khususnya bidang usaha pengelasan. Pengetahuan dan pengalaman ini sangat bermanfaat bagi PM pada saat ia memasuki dunia kerja maupun saat ia melakukan kegiatan wirausaha mandiri.

Selama proses PBK, pihak PSBR melakukan pendampingan dan monitoring, untuk mengetahui kondisi PM pada saat melakukan PBK. Melalui pendampingan dan monitoring ini, akan diperoleh informasi mengenai kemampuan PM dalam menerapkan semua hal yang telah diperolehnya selama di PSBR, baik secara sosial maupun keterampilan. Juga untuk mengetahui keberhasilan maupun kendala yang dihadapi PM selama PBK. Petugas pendamping untuk PM yang melakukan PBK di dunia usaha pengelasan adalah Bapak Mislan, Bapak Bisrun, dan Bapak Budi Prayitno.

Dari kegiatan pendampingan dan monitoring PBK bagi PM yang melakukan PBK di dunia usaha pengelasan, dapat disimpulkan bahwa kegiatan PBK berjalan dengan baik dan lancar. Secara umum, PM dapat mempraktikkan hal-hal yang telah diterima mereka selama di PSBR, baik secara sosial maupun keterampilan, dengan baik. PM pun mendapatkan banyak hal-hal baru sebagai pengembangan dari keterampilan dasar yang telah mereka miliki sebelumnya. Tanggung jawab dan partisipasi aktif dari dunia usaha pun sangat baik. Dengan bekal keterampilan, perilaku yang lebih baik, serta luasnya pengalaman dan wawasan yang PM miliki, peluang PM untuk dapat bekerja maupun berwirausaha di dunia usaha pengelasan pun relatif besar… (dhie)




 
Link Terkait
· Lebih Banyak Tentang Berita
· Berita oleh brsampkrumbai


Berita terpopuler tentang Berita:
MENGENAL METODE SOCIAL GROUP WORK DALAM PRAKTIK PEKERJAAN SOSIAL


Nilai Berita
Rata-rata: 0
Pemilih: 0

Beri nilai berita ini:

Luar Biasa
Sangat Bagus
Bagus
Biasa
Jelek


Opsi

 Versi Cetak Versi Cetak


Powered by the AutoTheme HTML Theme System
Page created in 0.503391 Seconds